Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR., menyatakan saat ini merupakan waktu bagi buruh untuk berjuang bersama pemerintah dan pengusaha
Hal
itu disampaikan Bupati dalam peringatan Hari Buruh Internasional, Ahad, di
Kantor Direksi PDP Kahyangan. Peringatan hari buruh disana diselenggarakan oleh
buruh PDP Kahyangan.
“Sekarang
bukan tahap perlawanan. Buruh harus tetap berjuang, tetapi sekarang berjuangnya
tidak sendiri, bersama pemerintah dan pemilik perusahaan,” katanya.
Bupati
menjelaskan, perjuangan bersama itu menjadi satu-satunya kunci untuk
meningkatkan kesejahteraan buruh.
Bupati mengapresiasi peringatan Hari Buruh yang berjalan
tertib. Terlebih diisi dengan istighosah yang menjadi pelengkap perjuangan
buruh.
Direktur
Utama PDP Kahyangan menyatakan peringatan itu dilaksanakan dalam iklim
perubahan. Perusahaan mencari upaya yang lebih efektif. Perusahaan pun
memfasilitasi peringatan tersebut.
“Kita
balik, daripada buruh yang berbondong-bondong maka kita tarik,” jelasnya.
Apabila ada masalah bisa langsung disampaikan kepada direksi.
Pihak
Direksi PDP Kahyangan juga telah berjanji untuk melakukan komunikasi yang lebih
baik. “Masalahnya, ada demo dan lainnya, itu sebenarnya karena komunikasi yang
kurang baik,” ungkapnya.
Ketua
panitia peringatan Hari Buruh Internasional Dwi Agus dalam sambutannya
menyatakan peringatan ini baru pertama diselenggarakan. Karena itu semua buruh
harus memanfaatkannya.
“Kita
bisa langsung menyampaikan masalah yang terjadi kepada direksi maupun bupati,”
terangnya dengan berapi-api.
Bupati, Dandim, Kapolres, Direksi PDP Kahyangan, Kepala
Disnaker, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan, serta sejumlah perjabat juga
hadir dalam peringatan itu. Peringatan diisi dengan istighotsah. (edi mulyono)

Komentar
Posting Komentar