Masyarakat Dan Massa Pekat IB Asahan, Gelar Aksi Demo di Kantor PT. PLN Ranting Kisaran


Masyarakat yang diwakili oleh Pekat IB (Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu) Kabupaten Asahan mendatangi kantor PLN (Perusahaan Listrik Negara) cabang Kisaran yang berada di Jalan Dr. Sutomo Kisaran  meminta pertanggung jawaban atas seringnya terjadi pemadaman listrik.
          “Penindakan yang dilakukan Kepala PLN Cabang Kisaran diskriminatif, hanya berani menindak masyarakat yang lemah dan tidak berani menindak pihak perusahaan dan pemerintahan. Sebagai contoh kasus pajak (pasar) yang sudah beberapa tahun melakukan pencurian arus listrik dan tidak tahu kemana setorannya, ketika dia (ali) diajak melakukan pemutusan arus listrik dan pembongkaran dia tidak berani,” kata Syaid Musyid Ketua Pekat IB Cabang Asahan (DPD) di Jalan Sutomo Kisaran, Senin (4/4/2016).
Lalu, lanjut Syaid Musyid, pemutusan listrik kepada masyarakat yang tidak prosedural seharusnya ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat sebelum melakukan pemutusan dan pembongkaran terlebih dahulu.
          “Jika tuntutan tidak direspon maka akan melaporkan Kepala PLN Cabang Kisaran kepada pihak kepolisian dan mengajak masyarakat melakukan seribu tanda tangan untuk mencopot Ali Munthe sebagai kepala PLN cabang Kisaran,” tegasnya kepada Tabloid Berita Aktual.
          Ali Munthe Kepala PLN Cabang Kisaran awalnya tidak mau mendatangi pihak pendemo. Namun setelah dimediasi oleh pihak Polres Asahan yang diwakili oleh Kasad Intel AKP Nainggolan, kepala PLN tersebut keluar dari kantornya menemui pendemo. Perwakilan dari pendemo diberikan kesempatan untuk menyampaikan tuntutannya langsung kepada kepala PLN itu.Setelah mendapatkan jawaban dan juga janji dari Ali,maka pendemo membubarkan diri meninggalkan kantor PLN yang berada di Jalan Sutomo Kisaran.
          Untuk diketahui, Pekat IB melakukan demonstrasi serta berorasi meminta pertanggung jawaban manager PLN cabang Kisaran atas seringnya terjadi pemadaman listrik dua pekan kebelakang di wilayah Asahan serta meminta kepala PLN cabang Kisaran untuk mundur sebagai manager PLN di Asahan dalam orasi yang dilontarkan para pendemo.
Demonstran dalam sikap tegasnya meminta kepada seluruh masyarakat Asahan untuk melakukan mosi tidak percaya terhadap Dirut PLN yang berinisial AM karena dianggap tidak profesional menyikapi persoalan pemadaman listrik secara continiue di Kabupaten Asahan dan menghimbau untuk berpartisipasi meminta mundur dari jabatannya selaku penguasa PLN Cabang Asahan.
          Pekat IB juga meminta kepada pihak PLN untuk memberikan uang Jaminan Langganan (UJL) yang telah diberikan konsumen kepihak PLN dikarenakan krisis energi listrik yang terjadi adalah akibat dari kerugian yang dialami oleh konsumen. (tim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satu Lagi Terduga Teroris di Solo Digeledah Rumahnya oleh Densus 88

Seni Tari SDN Mintaragen 1 Raih Juara Tingkat Karesidenan

OKNUM PEGAWAI DINAS CATATAN SIPIL SALING LEMPAR TANGGAN