Percepatan Tanam Padi Kecamatan Botolinggo Di Desa Lumutan


BONDOWOSO - Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso mengadakan pencanangan kegiatan percepatan tanam padi yang diadakan di Desa Lumutan, Dusun Lor Sawah, Kecamatan Botolinggo 9 Januari 2016. Program percepatan tanam padi dialokasikan di 4 (empat) kecamatan yaitu Kecamatan Klabang, Botolinggo, Prajekan dan Kecamatan Cermee.

          Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, H. Hindarto, Sp. Msi, Kasdim 0822 Bondowoso M. Tohir, Camat Botolinggo H. Muntaha, Kepala Desa Lumutan dan Botolinggo, Menteri Tani Botolinggo Ust. Fathorrahman beserta PPL lainnya, gapoktan Tani Makmur Heri Fitri Utomo, Koramil, babinsa, regu tanam, poktan dan masyarakat petani.

          Kepala Dinas Pertanian, H. Hindarto, Sp. Msi dalam sambutannya mengatakan, dinas pertanian bekerja sama dengan TNI AD sudah satu tahun lebih pada acara UPSUS (Upaya Khusus) Januari tahun 2015 kemarin yang bertujuan agar Indonesia tidak impor beras. Program percepatan tanam padi merupakan semua hasil pertanian biar cepat dengan didukung oleh anggaran / biaya diantaranya berupa beberapa alat-alat pertanian yang lengkap ada bantun mesin traktor roda 2, mesin transplanter, mesin kompa dll sehingga dapat mempermudah pelaksanaan percepatan tanam padi dengan cepat dan hasilnya cepat pula.
          Dengan segala keberhasilan Dinas Pertanian Bondowoso maka kementerian pertanian memberikan bantuan berupa brigade alsintan seperti mesin traktor roda 4, mesin traktor roda 2, transplanter mesin kompa sudah datang ada di Kodim Bondowoso dan siap diberikan kepada masyarakat petani. Ada bantuan lagi berupa asuransi petani apabila petani sudah ikut asuransi kalau suatu saat terjadi gagal panen ada yang menggantikan yaitu asuransi PT. Jasindo. Bondowoso sudah mengansuransikan tanaman padi seluas 4.000 hektar se Kabupaten Bondowoso. 1 hektar asuransinya Rp. 180.000,- petani bayar hanya Rp. 36.000,- sisanya dibayar oleh kementerian pertanian dan untuk Desa Lumutan ada sekitar 90 hektar yang sudah ikut asuransi.

          Selanjutnya Kadis Pertanian menerangkan ada program untuk tanaman padi yang dikelilingi / diberi viber tujuannya untuk mencegah terjadi hama tikus dan Kabupaten Bondowoso satu-satunya yang mendapatkan bantuan viber dari kementerian pertanian. Kadis Pertanian berharap banyaknya bantuan yang turun ke petani maka tugasnya petani adalah harus giat, rukun dan selalu kondusif," katanya.

          Kementerian Pertanian menganggap Kabupaten Bondowoso telah berhasil dan sukses di bidang pertanian. Dengan keberhasilan dan kepercayaan ini maka pada 17 oktober 2015 Kepala Dinas pertanian, H. Hindarto, Sp. Msi diundang ke Jakarta untuk mendapatkan sebuah penghargaan nasional atas prestasi di sektor pertanian berupa pin emas dari 582 kepala dinas pertanian kabupaten seluruh Indonesia hanya 10 kepala dinas pertanian yang mendapatkan salah satunya Kepala Dinas Pertanian Bondowoso H. Hindarto, Sp. Msi yang menerima pin emas. Selamat dan sukses untuk H. Hindarto, Sp. Msi.

          Atas keberhasilan 10 kadis pertanian se Indonesia maka mereka diajak study banding ke luar negeri. Duta besar luar negeri Joni Lumintang mengabaikan undangan ke Amerika Serikat karena ingin menemui 10 kadis pertanian se Indonesia yang berprestasi. (sucipto / sacung)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satu Lagi Terduga Teroris di Solo Digeledah Rumahnya oleh Densus 88

Seni Tari SDN Mintaragen 1 Raih Juara Tingkat Karesidenan

OKNUM PEGAWAI DINAS CATATAN SIPIL SALING LEMPAR TANGGAN