Kelompok Tombo Ati di Desa Umbulrejo, Eksis Dibidang Sosial


JEMBER – Adanya Kelompok Tombo Ati di Desa Umbulrejo, Kecamatan Umbulsari, sangat membantu masyarakat setempat. Pasalnya kelompok ini sangat eksis dalam bidang sosial, terutama membantu warga yang kurang mampu. Sehingga banyak dukungan baik dari kalangan tokoh pemuda, tokoh masyarakat, para ulamat dan bahkan pejabat setempat. Apalagi karya nyata Kelompok Tombo Ati, dapat langsung dirasakan manfaatnya bagi masyarakat kurang mampu.
          Kegiatan Kelompok Tombo Ati diantaranya adalah membagikan beras kepada warga yang kurang mampu. Tercatat sebanyak 26 warga yang kurang mampu, mendapat bantuan beras dari kelompok ini setiap bulan sekali. Tentu saja warga yang menerima bantuan beras ini sangat senang, karena merasa terbantu dan meringankan beban hidup.
          Kegiatan sosial lainnya yang dilakukan Kelompok Tombo Ati yaitu melakukan perbaikan rumah warga yang tidak layak huni dan betul-betul sangat membutuhkan. Karena banyaknya rumah yang tidak layah huni di Desa Umblulrejo, maka Kelomok Tombo Ati melakukan perbaikan secara bertahap.  Warga yang kurang mampu dan rumahnya mengalami kerusakan pun, mengharapkan bantua dari Kelompok Tombo Ati.
          Semua pekerjaan yang dilakukan KelompokTombo Ati mendapat dukungan masyarakat setempat. Bahkan Kepala Desa Umbulrejo, Moh. Suhari ikutmembantu dan memberikan dukungan terhadap kegiatan kelompk ini. Karena Kelompok Tombo Ati adalah salah satu kelompok sosial yang bernilai positif bagi masyarakat setempat. “Kami mendukung sepenuhnya, mudah-mudahan kegiatan sosial yang dilakukan Kelompok Tombo Ati dapat ditiru oleh warga desa lainnya, sehingga akan meringankan warga setempat”, katanya.
          Kelompok Tombo Ati, awalnya didirikan 2007 lalu dan diprakarsai Mohammad Farid, warga Dusun Sidomulyo. Pada awal berdiri, kelompok ini hanya memiliki 10 orang anggotanya. Namun berkat kerja keras Mohammad Farid yang juga sebagai ketua, kini anggotanya telah mencapai 42 orang. Para anggota yang tergabung di kelompok ini, bukan hanya kalangan pemuda saja, tapi juga orangtua. Mereka tertarik bergabung dengan Kelompok Tombo Ati, karena tujuannya hanyalah dibidang sosial membantu warga yang kurang mampu.
          Kegiatan sosial yang dilakukan Kelompok Tombo Ati, adalah tidak semata-mata bergantung pada donatur saja, namun berkat kerja keras para anggotanya,  maka semua pembiayaan dalam kegiatn membantu warga yang kurang mampu bisa diatasi. “Mudah-mudahan Kelompok Tombo Ati bisa lebih berkembang lagi dimasa mendatang, sehingga sampai ke desa-desa lainnya”, kata Mohammad Farid. (dedy sulaiman)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satu Lagi Terduga Teroris di Solo Digeledah Rumahnya oleh Densus 88

Seni Tari SDN Mintaragen 1 Raih Juara Tingkat Karesidenan

OKNUM PEGAWAI DINAS CATATAN SIPIL SALING LEMPAR TANGGAN